Sunday, December 23, 2012

Kisah Nenek Pengumpul Daun

shallu 'ala nabii
Kisah Nenek Pengumpul Daun kisah tentang cinta yang suci, cinta yang agung, cinta yg slalu mmbuatny ingin dkt dgn org yg d cinta ny. cinta seorang nenek kepada Rasul-nya. Allahumma shalli ala Muhammad.
Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan. Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya. Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya. Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang. Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya. “Jika kalian kasihan kepadaku,” kata nenek itu, “Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya.” Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa. Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu. Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat: pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya; kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup. Sekarang ia sudah meniggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu. “Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai,” tuturnya. “Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhirat tanpa syafaat Kanjeng Nabi Muhammad. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah. Kelak jika saya mati, saya ingin Kanjeng Nabi menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan salawat kepadanya.” Kisah ini saya dengar dari Kiai Madura, D. Zawawi Imran, membuat bulu kuduk saya merinding. Perempuan tua dari kampung itu bukan saja mengungkapkan cinta Rasul dalam bentuknya yang tulus. Ia juga menunjukkan kerendahan hati, kehinaan diri, dan keterbatasan amal dihadapan Alloh swt. Lebih dari itu, ia juga memiliki kesadaran spiritual yang luhur: Ia tidak dapat mengandalkan amalnya. Ia sangat bergantung pada rahmat Alloh. Dan siapa lagi yang menjadi rahmat semua alam selain Rasululloh saw?

Saturday, December 22, 2012

sejarah hari ibu 22 desember

kenapa c hari ibu itu diperingati tanggal 22 des? this is history ny ;) Sejarah Hari Ibu di Indonesia
Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung Dalem Jayadipuran[6] yang sekarang berfungsi sebagai kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional dan beralamatkan di Jl. Brigjen Katamso. Kongres dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Hasil dari kongres tersebut salah satunya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Organisasi perempuan sendiri sudah ada sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Dhien, Tjoet Nyak Meutia, R.A. Kartini, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, dan lain-lain. Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se-Nusantara berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan. Berbagai isu yang saat itu dipikirkan untuk digarap adalah persatuan perempuan Nusantara, pelibatan perempuan dalam perjuangan melawan kemerdekaan, pelibatan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, perdagangan anak-anak dan kaum perempuan, perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita, pernikahan usia dini bagi perempuan, dan sebagainya. Tanpa diwarnai gembar-gembor kesetaraan gender, para pejuang perempuan itu melakukan pemikiran kritis dan aneka upaya yang amat penting bagi kemajuan bangsa. Penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938.[7] Peringatan 25 tahun Hari Ibu pada tahun 1953 dirayakan meriah di tak kurang dari 85 kota Indonesia, mulai dari Meulaboh sampai Ternate. Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini. Misi diperingatinya Hari Ibu pada awalnya lebih untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini. Dari situ pula tercermin semangat kaum perempuan dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan bekerja bersama. Di Solo, misalnya, 25 tahun Hari Ibu dirayakan dengan membuat pasar amal yang hasilnya untuk membiayai Yayasan Kesejahteraan Buruh Wanita dan beasiswa untuk anak-anak perempuan. Pada waktu itu panitia Hari Ibu Solo juga mengadakan rapat umum yang mengeluarkan resolusi meminta pemerintah melakukan pengendalian harga, khususnya bahan-bahan makanan pokok. Pada tahun 1950-an, peringatan Hari Ibu mengambil bentuk pawai dan rapat umum yang menyuarakan kepentingan kaum perempuan secara langsung. Satu momen penting bagi para wanita adalah untuk pertama kalinya wanita menjadi menteri adalah Maria Ulfah di tahun 1946. Sebelum kemerdekaan Kongres Perempuan ikut terlibat dalam pergerakan internasional dan perjuangan kemerdekaan itu sendiri. Tahun 1973 Kowani menjadi anggota penuh International Council of Women (ICW). ICW berkedudukan sebagai dewan konsultatif kategori satu terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa. Kini, Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu, memuji keibuan para ibu. Berbagai kegiatan pada peringatan itu merupakan kado istimewa, penyuntingan bunga, pesta kejutan bagi para ibu, aneka lomba masak dan berkebaya, atau membebaskan para ibu dari beban kegiatan domestik sehari-hari. so, selamat hari ibu ^_^ from wikipedia

happy mother's day

happy mother's day mom, luv u, really really love u,.. u'r my hero terima kasih telah slalu ada untukku, slalu bisa merangkul ku saat ku rapuh, slalu bisa menentramkan ku saat ku gusar, slalu bisa menguatkanku saat ku lemah, slalu bisa meyakinkanku saat ku ragu terima kasih, terima kasih, dan terima kasih...

senantiasa ku berharap slalu yang terbaik menyertaimu, semoga tak ada lagi tetes air matamu karenaku, semoga kebahagiaan senantiasa mengelilimu, semoga kesehatan selalu ada untukmu semoga Allah kelak akan mensejajarkan mu dengan siti hajar, dan siti khadijah maaf untuk semua salah yang pernah kulakukan, untuk semua air mata yang telah kujatuhkan, untuk semua kcewa yang pernah kutorehkan, dan untuk semua marah yang kusebabkan.. maaf mah, love u...

Monday, December 17, 2012

Pengajaran Modul Part 1

Pengajaran modul
Pengajaran modul ini telah dicobakan pada sejumlah sekolah PPSP (Proyek Perintis Sekolah Pembangunan), pada berbagai IKIP dan juga pada lembaga pendidikan tinggi. Juga untuk pendidikan jarak jauh pengajaran modul ini dapat digunakan dengan baik. Disini kita akan tinjau lebih lanjut prinsip-prinsip, penyelenggaraan, management atau pengelolaan, bentuk dan masalah-masalah yang bertalian dengan pengajaran modul ini. Prinsip-prinsip Apa dimaksud dengan modul? Modul dapat dirumuskan sebagai: suatu unit yang lengkap yang berdiri sendiri dan atas suatu rangkaian kegiatan belajar yang disusun untuk membantu siswa mencapai sejumlah tujuan yang dirumuskan secara khusus dan jelas. Apa yang dimaksud dengan pengajaran modul? Dengan pengajaran dimaksud pengajaran yang sebagian atau seluruhnya didasarkan atas modul. Ada kemungkinan seorang tenaga pengajar mengutamakan metode tradisional akan tetapi menyelipkan dan memanfaatkan satu atau beberapa modul. Apakah tujuan pengajaran modul? Salah satu tujuan pengajaran modul (PM) ialah membuka kesempatan bagi siswa untuk belajar menurut kecepatan masing-masing, oleh sebab mereka menggunakan teknik yang berbeda-beda untuk memecahkan masalah tertentu berdasarkan latar belakang pengetahuan dan kebiasaan masing-masing. Pengajaran modul yang baik memberikan aneka ragam kegiatan instruksional, seperti membaca buku-buku pelajaran, buku perpustakaan, majalah dan karangan –karangan lainnya, mempelajari gambar-gambar, foto, diagram, melihat film, slides, mendengarkan auto-tape, mempelajari alat-alat demonstrasi, turut serta dalam proyek dan percobaan-percobaan serta mengikuti berbagai kegiatan ekstra-kurikuler, dan sebagainya. Tujuan ketiga dari pengajaran modul ialah memberi pilihan dari sejumlah besar topik dalam rangka suatu mata pelajaran, mata kuliah, bidang studi atau disiplin bila kita anggap pengajar tidak mempunyai pola minat yang sama atau motivasi yang sama untuk mencapai tujuan yang sama. Tujuan keempat adalah memberi kesempatan kepada siswa untuk mengenal kelebihan dan kekurangannya melalui modul remedial, ulangan-ulangan atau variasi dalam cara belajar. Modul sering memberikan evaluasi untuk mendiagnosis kelemahan siswa selekas mungkin agar diperbaiki dan memberi kesempatan yang sebanyak-banyaknya kepada siswa untuk mencapai hasil yang setinggi-tingginya. Keuntungan pengajaran modul bagi siswa Modul yang disusun dengan baik dapat memberikan banyak keuntungan bagi pelajar anatara lain: • Balikan atau feedback Modul memberikan feedback yang banyak dan segera sehingga siswa dapat mengetahui taraf hasil belajarnya. • Penguasaan tuntas atau mastery Pengajaran modul tidak menggunakan kurva normal sebagai dasar distribusi angka-angka. Setiap siswa mendapat kesempatan untuk mencapai angka tertinggi dengan menguasai bahan pelajaran secara tuntas. Dengan penguasaan bahwa itu sepenuhnya ia memperoleh dasar yang lebih mantap untuk menghadapi pelajaran baru. Kelemahan pengajaran non-modulyang tradisional ialah bahwa penguasaan kebanyakan anak atas bahan pelajaran hanya tanggung-tanggung dan jarang tuntas. • Tujuan Tujuan modul jelas, spesifik, terarah, dan dapat dicapai oleh murid. • Motivasi Pelajaran yang membimbing siswa untuk mencapai sukses melalui langkah-langkah yang teratur tentu akan menimbulkan motivasi yang kuat untuk berusaha segiat-giatnya. • Fleksibilitas Dapat disesuaikan dengan perbedaan siswa antara lain mengenai kecepatan belajar, cara belajar, dan bahan pelajaran. • Kerja sama sumber: "berbagai pendekatan dalam proses belajar & mengajar", Prof. Dr. S. Nasution, M.A

Saturday, December 15, 2012

12-12-'12

12-12-'12 happy birthday my bestfriend @wilda frandeska

barakallah fii umrik, wish u all d'best pkk ny mah :) hari ni jg brtepatan dgn tayang perdana ny film 5cm the movie, awww.... excited bgt dh. ntu salah satu novel fav. qta. akhirnya the miracle come (hho.. lebay), pnjualan tiket yg diadain sahabat5cm tiba2 da yg kosong 7 org. so, langsung dh nk wilda psen tiket ntu semua, n yg 1 ny wat donasi. alhamdulillah :)



qta nonton di blok m square n the fact bng dhony dirgantoro, herjunot, fedi, deny, raline, igor, n pevita ny dtg... jiiaahhhh teriak skenceng-kenceng ny hho.. man sayang ny man wilda doang yg liat, coz qta lngsung pd k mushola wat shalat maghrib dlu. subhanallah ya ^^ selama film brerlangsung aq ga berenti ngakak liat bng juple, serius dh dpt bgt th bng junot meranin ny. :D n mahameru SUBHANALLAH awesome dh, TOP BGT, cetar membahan badai halilintar, ini Indonesia loh ;)



semua yg nnton pd trsihir pgn kesana. da jg adegan mengharukan, pas bng ian kena batu d mahameru, pas power ranger + dinda nympe di puncak, pas genta nyatain cinta m riani. :) thank you thank you wat semua ny, wat mahameru, wat indonesia, "yang berani nyela Indonesia, ribut sama gue" #ian mode on ;)

Friday, December 07, 2012

Masuk Islam Karena Melihat Shaf Kaum Muslimin


Masuk Islam Karena Melihat Shaf Kaum Muslimin





Alkisah, ada satu cerita di Saluran TV Majd beberapa tahun silam, nama program acaranya “Satu Keluarga”. Adalah Dr. Yahya sebagai Da’i / Penceramahnya kala itu, dengan lantang ia mengatakan bahwa umat Muslim itu memang tidak pernah teratur, yang dibutuhkan umat Muslim adalah satu keyakinan untuk dapat melakukan suatu aksi.
Lantas beliaupun menceritakan satu kisah seseorang Amerika Non-Muslim yang memperbincangkan tentang Islam seraya menyaksikan sebuah program Live (siaran langsung) di sebuah channel lain.
Orang Amerika tersebut sangat kagum dengan dengan kerumunan orang-orang di Masjidil Haram, ada lebih dari 3 Juta orang pada waktu itu yang berkumpul untuk shalat Isya di malam terakhir bulan Ramadhan.
Kondisinya sangat ramai dengan kerumunan orang-orang yang saling hilir mudik tidak beraturan.
Lalu Da’i tersebut bertanya kepada orang Amerika tadi: “Menurut anda, berapa lama waktu yang dibutuhkan supaya orang orang itu bisa baris dengan rapi ?”
Dan orang Amerika itupun menjawab: “Dua sampai tiga jam.”
Dan Da’i tadi menyatakan: “Itu Masjidil Haram mempunyai 4 tingkat.”
Si Amerika pun menjawab: “Kalo gitu butuh waktu dua belas jam.”
Sang Da’i pun kembali menjelaskan: “Mereka yang kamu lihat di TV itu datang dari negara berbeda & juga berbeda bahasa antara satu dengan yang lainnya.”
Kembali orang Amerika itu menyanggah: “Wah, kalo begitu mereka sama sekali tidak mungkin bisa dibariskan.”
Akhirnya waktu shalat itupun tiba dengan tanda bunyinya suara Iqamah. Tampak Sheikh Abdur-Rahman as-Sudais [imam besar Masjidil Haram] berdiri di posisi paling depan seraya berkata :
“Istawuu / ?????”
Yang artinya “Luruskanlah shaf / barisan kalian masing-masing”.
Maka berdirilah jutaan jama’ah tersebut dalam shaf-shaf / barisan yang tersusun menjadi rapi, dan membutuhkan waktu tidak lebih dari dua menit. Lihatlah betapa agungnya agama ini, dengan memiliki sistemnya sendiri.
Si Amerika tadi terperanjat dengan argumennya sendiri yang dipatahkan oleh kenyataan yang ada di depannya. Dipandanginya layar TV sejenak, dan kemudian ia mengucapkan :
Asyhadu An La Ilaaha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah
==
Many thanks to my brother MA Tamimi for sharing the story
Note :
1) Bagi yang belum pernah berkunjung ke Baitullaah, harap diperhatikan, gambar diatas hanyalah sekedar ilustrasi saja, dimana pada gambar tersebut adalah pada saat Sheikh berkunjung ke Lahore, Pakistan.
Dan memimpin shalat Maghrib di ??????? ???? / masjid Badshahi yaitu masjid terbesar kedua setelah masjid King Faisal di Islamabad yang selesai dibangun pada tahun 1673 oleh Moghal Emperor Aurangzeb.
[Video dapat dilihat disini : http://youtu.be/Fh_pbwJnV6w]
2) sedangkan kebiasaan khas sang Sheikh dalam memimpin jama’ah dengan mengucapkan “Istawuu” dapat juga disaksikan pada video-video yang lain saat beliau memimpin shalat berjama’ah.
[Sekedar contoh : http://youtu.be/AljHYLMhzZw]
© fb Haran Levi publish kembali oleh moslemsunnah.wordpress.com
Sumber: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=389732021078790&set=a.217349231650404.63222.141465432572118&type=1&ref=nf
by: kisahislam.net

Fisika ‘08

We are the big family of physic ‘08 ^_^



Pertama masuk kuliah 08 september 2008. Kita tergabung dalam satu kelas (dan hanya satu-satunya kelas di angkatan 2008 ;) hhe..) di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Jurusan Pendidikan IPA, Program Studi Fisika, di salah satu universitas negeri di Ibukota, berjumlah 34 orang dengan kapasitas  laki-laki hanya 10 orang hhe.. (klo maen sepakbola terpaksa harus ada satu perempuan yg dikorbankan hho..)
Here they are ^_^

Wednesday, December 05, 2012

Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?


Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?


فَبِأَيِّآلَاءرَبِّكُمَاتُكَذِّبَانِ



Recently often confronted with people who (sorry) physically less than perfect. But they can still survive and smile with the world. And this situation become a reflection for me, how much I've been too often look up, too easy to complain, without being aware and grateful for all the blessings God has given to me. See them laughing even make me cry, sorry for all my sins.

Tuesday, December 04, 2012

Apakah TUHAN Benar-benar Ada..?

Apakah TUHAN Benar-benar Ada..?




===WAJIB BACA===

Ada seorang pemuda yang lama sekolah diluar negeri,ia telah kembali ketanah air, sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama (Ustadz)/siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaan darinya.