Monday, January 21, 2013

Gelombang Elektromagnetik

Gelombang Elektromagnetik

bismilllahirrahmaanirrahiim..
Pagi ini, mari kita sedikit merefresh pengetahuan kita mengenai gelombang elektromagnetik. Kita kembali ke zaman SMA kelas X semester I. :)
Gelombang elektromagnetik, gelombang adalah getaran yang merambat. Sedangkan elektromagnetik jika diuraikan terdiri atas elektro dan magnetik. Dilihat dari uraian katanya tadi kita dapat melihat bahwa gelombang elektromagnetik ini berarti gelombang yang berhubungan dengan listrik dan magnet.
Yupz, betul. Ada dua hukum fisika yang membahas hubungan elektro (listrik) dan magnet ini.
cung, cung, cung, siapa yang masih ingat? :)

Pertama, Mang Oersted yang mengemukakan bahwa arus listrik dapat menmbulkan medan magnet. Dan yang kedua adalah fenomena kebalikannya adalah bahwa perubahan medan magnetik dapat menibulkan arus listrik (medan listrik) disebut arus induksi, yang dikemukakan oleh Om Faraday.
Nah, berdasarkan kedua fenomena ini, Pa'le Maxwell menyatakan bahwa suatu medan listrik yang berubah-ubah menginduksikan medan magnetik yang berubah-ubah. Begitupun pada medan magnetik yang berubah-ubah menginduksikan kembali medan listrik yang berubah-ubah. Demikian seterusnya, sehingga menjadi suatu proses berantai dari pembentukan medan medan listrik dan medan magnet yang merambah ke segala arah. Hasilnya adalah kehadiran gelombang elektromagnetik. Bila kita melihat perambatan medan magnet dan medan listrik pada satu arah saja, maka akan terlihat seperti pada gambar  Energi gelombang elektromagnetik terbagi sama dalam bentuk medan magnet dan medan lsitrik.

Medan listik dan medan magnet selalu saling tegak lurus, dan keduanya tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang. Sehingga, gelombang elektromagnteik dapat dikategorikan sebagai gelombang transversal.
Lebih lanjut dari persamaannya, Pa'le Maxwell menemukan bahwa cepat rambat gelombang elektromagnetik, c, dapat dinyatakan oleh:
c= 1/√(μ_0 ε_0 )
 Dengan c = cepat rambat gelombang elektromagnetik
μ_0 = permeabilitas vakum = 4π × 10-7 Wb A-1 m-1
ε_0 = permitivitas vakum = 8,85418 × 10-12 C2 N-1 m-2

Bila nilai μ_0 dan ε_0 kita masukkan ke persamaan diatas, kita peroleh:
c= 1/√([(4π × 〖10〗^(-7) Wb A^(-1) m^(-1) ) (8,85418 × 〖10〗^(-12) C^2 N^(-1) m^(-2) ) ] )
 c = 3,0 × 108 m s-1
 Nilai c = 3,0 × 108 m s-1 tepat sama dengan nilai cepat rambat cahaya dalam vakum.
wah wah wah, ada hubungan apa nih antara gelombang elektromagnetik dengan cahaya? Ko kecepatannya bisa sama kaya gini ya??!! :-/ hmmm....

tunggu chapter berikutnya ya kawand..... ^_^

3 comments:

  1. kaka,, aku masih belum paham sama materinya,,, kasih contoh soalnya dong,,,

    ReplyDelete
  2. coba kamu simpulkan dulu apa itu gelombang elektromagnetik?
    insyAllah akan mngerti, cz ini masih ttg konsep, blum ada rumus2 nya...
    semangat @putra grizelda, kamu pasti bisa!! :)

    ReplyDelete
  3. Seperti gelombang secara umum, kecepatan rambat gelombang elektromagnetik juga memenuhi hubungan berikut:

    c = λ f
    dengan c = cepat rambat gelombang elektromagnetik di ruang hampa = 3 x 108 m s-1
    λ = panjang gelombang (m)
    f = frekuensi (Hz)

    Contoh soal:
    Berapa frekuensi sinar violet yang memiliki panjang gelombang 400-450 nm?
    Jawab:
    c= λf

    f= c/λ= (3 x 〖10〗^8 m/s)/(400 x 〖10〗^(-9) ) sampai (3 x 〖10〗^8 m/s)/(450 x 〖10〗^(-9) )

    f=6,7 x 〖10〗^14 sampai 7,5 x 〖10〗^14 Hz

    ReplyDelete