Sunday, May 18, 2014

Dare to Dream: Mimpi yang Mengganjal Hati

:: Bismillahirrahmaanirrahiim (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)

You may say I'm a dreamer, but I'm not the only one. -John Lennon-

Yupz, ucapannya bang John Lennon ini bener banget, terbukti dengan banyaknya peserta yang ikut meramaikan GA-nya mba Winda Makki "Dare to Dream" hhe.. (For more info klik disini)
Sebenernta apa sih mimpi itu?


FYI, menurut kamus Besar Bahassa Indonesia (KBBI), mimpi adalah sesuatu yang dilihat atau dialami dalam tidur atau berarti juga nagan-angan. Jadi, ini bukan cerita tentang mimpi sebagai bunga tidur seorang pudja kusumah ya, tapi ini tentang mimpi, angan-angan seorang anak manusia, yang tiada henti berdoa, berusaha, dan senantiasa menengadahkan kedua tangganya agar Tuhan berkenan untuk memeluk mimpi-mimpinya, agar para penduduk langit ikut meng-aamiin-kan setiap mimpinya. :)

Dari sekian banyak mimpi-mimpi yang saya punya, ada dua mimpi yang paling mengganjal di hati.

1. Aku punya mimpi mempunyai sekolah-sekolah di daerah pelosok NKRI yang gratis, tanpa biaya masuk or bulanan, lengakap dengan sarana dan prasarananya, serta tenaga pengajar yang berkualitas.

Kenapa aku punya mimpi kaya gini? karena aku merasa miris melihat kejomplangan/ketidakmerataan pendidikan di Indonesia ini. Coba bayangkan, sekolah-sekolah di kota besar, gedungnya saja sudah seperti perguruan tinggi ternama, fasilitasnya, beeuuhh lengkap banget, dari mulai media pembelajarannya, alat-alat praktikum, ruang perpusatakaan, ruang multimedia, ruang olahraga, ekskul, dll. Belum lagi guru-gurunya yang tiap bulan mengikuti pelatihan, lulusan-lulusan terbaik dari universitas dalam dan luar negeri, dan lain sebagainya. Coba bandingkan dengan sekolah-sekolah di pelosok negeri, boro-boro alat prkatiku yang canggih, punya kapur tulis saja mereka sudah bersyukur. Boro-boro punya guru-guru yang hebat, ada guru yang mau mengajar mereka saja sudah bersyukur. Katanya pendidikan adalah hak semua warga negara, tapi pendidikan yang bagaimanakah itu? Pendidikan yang ruangan kelasnya seperti kandang ayamkah? pendidikan yang ruangan kelasnya tak beratapkah? ataukah pendidikan yang mempunyai 1 guru untuk tiga kelas??

sumber gambar disini dan disini 

Karena "Mendidik adalah kewajiban orang terdidik" (tagline Indonesia Mengajar (IM)), maka sebagai orang yang terdidik, saya merasa wajib untuk mempunyai mimpi tersebut dan sebagau bentuk melunasi hutang kemerdekaan Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa. Memang bukanlah hal mudah untuk mewujudkan mimpi ini, namun bukan berarti tak bisa kan? hanya perlu proses yang panjang dan penuh pengorbanan. 

 Sebagai langkah awal, saya ikut program Indonesia Mengajar (IM). Sudah mengisi form pendaftaran, tapi ternyata, ortu saya tak mengizinkan :(. Akhirnya, saya memutuskan untuk menerima taawaran mengajar di sekolah di sebuah kampung di Tasikmalaya, Jawa Barat. Mengajar disini menurut saya menjadi bagian dari langkah awal saya, karena disini saya jadi tahu bagaimana metode pembelajaran yang cocok bagi anak-anak pelosok ini, dengan keterbatasan fasilitas yang dimiliki sekolah, kita juga dituntut untuk kreatif membuat media-media pembelajaran dari bahan dan alat yang sederhana. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Kelak ketika nanti saya merintis sekolah tersebut saya dapat menyeleksi dan memberikan pelatihan-pelatihan bagi tenaga pengajar yang akan saya tempatkan di sekolah-sekolah tersebut. #ddeuuhhh.. udah berasa punya sekolah beneran hhe... aamiin...

Selanjutnya yaitu tahap pengumpulan dana. Mulai deh cari-cari sponsor, kirim proposal kesana kemari (hho.. pengalaman zaman organisasi dulu). Syukur-syukur kalau saya bisa biayain dengan dana pribadi. Makin senang rasanya :).

Setelah msalah dana pendanaan selesai, mulai deh untuk mencari lokasi yang tepat. InsyAllah tanggal 02 Mei 2020, sekolah elit ini akan berdiri diantara lebatnya perbukitan dengan simbol sang pusaka bendera merah putih yang melambai-lambai tertiup angin. SubhanAllah, ngebayanginnya aja udah seneng gini, apalagi kalo udah terwujud ya, 
Do'a berjamaah yuk kawan :)

  


2. Mimpi yang kedua adalah (agak santai tapi tetep serius ya hhe...) pengen banget kalo tokoh utama kartun Detective conan yaitu Shinichi Kudo ini ada wujud nyatanya, ya, wujud aslinya, sosok manusia gitu....  Aaiihh... rasanya senang banget pastinya. 



Oce, oce, I know mimpi ini sangat sangat sangat diluar kendali hhaa.. Tapi namanya juga orang mimpi, ya sah-sah aja dong, wong bermimpi kaga bayar inih hhe... #pembelaan. 

Ga tau sih pastinya sejak kapan aku suka banget ama aa shinichi ini, yang jelas dari kelas 5 SD aku udah seneng aja gitu ngikutin cerita komik n serial tv-nya. Sosoknya tuh cool gtu, n makin cool banget kalo doi udah berhadapan ama suatu kasus gitu. Beeuuhh meleleh deh liatnya :D. Bahkan dulu pas masih SD, aku sempet punya cita-cita pengen jadi detective dan ngayal (again) dapet tugas detective yang rumit banget ampe harus berkolaborasi ama detective di Jepang, ya si aa shinichi ini. 

  

Aku jelasin dikit yasiapa sebenernya aa shinichi ini. 
Shinichi Kudo adalah seorang detective SMU Teitan yang suka bantuin pihak kepolisian Jepang kalo  lagi ada kasus kejahatan yang rumit gitu. Bakat detectivenya mungkin ditularkan oleh sang ayah, Yusaku Kudo, yang merupakan seorang penulis novel misteri/detective. 

Nah, suatu hari ketika dia lagi jalan-jalan ama temen masa kecilnya, Ran Mouri - yang juga merupakan anak seorang detective, Kogoro Mouri- mereka bertemu dengan gerombolan orang berjubah hitam. Ketika si aa shinichi ini lagi mengintai transaksi jahat mereka, eh tiba-tiba dia dipukul dari belakang oleh si komplotan jubah hitam ini dan diberi minuman obat yang masih dalam percobaan. Yaitu APTX 4869, diduga obat ini bisa ngebunuh orang + ngancurin jasadnya juga. Tapi ternyata di tubuh shinichi, obat ini hanya ngebuat dia jadi mengecil, kembali ke usia 7 tahun. Dari sinilah dia berubah menjaddi detective cilik dan mengganti namanya menjadi Conan Edogawa. Seorang anak yang berada dibalik kesuksesan seorang detective Kogoro Mouri (Ayah Ran Mouri).

Menurutku anime yang satu ini ga cuma sekedar anime biasa, aku belajar banyak trik-trik n teori fisika dan kedokteran disini (yang jelas bukan teori untuk berbuat jahat ya hhe...). Selain itu juga sosok aa shinichi ini adalah sosok yang pantang menyerah, suka tantangan, cerdas dan pastinya ganteng #Eeaaaa... Sosok Kogoro Mouri juga adalah sosok seorang ayah yang sangat sayang dan perhatian kepada anaknya. 

Kisah cinta si aa Shinichi dan Ran Mouri juga cukup unik + bikin cemburu :(. Mereka sama-sama saling suka, tapi sama-sama sulit or malu untuk mengungkapkannya. Jadinya ya dipendem aja sampai saatnya tiba (ciee.. udah kaya ta'arufan aja ceirtanya hhe..). Meskipun belum bisa bertemu sampai saat ini (karena masih dalam wujud Conan), tapi Shinichi tetep perhatian sama Ran. Begitupun dengan Ran, dia dengan setia tetep menunggu si aa shinichi walaupun ga ada kejelasan sampai kapan harus menunggunya. Seolah hati mereka tuh bisa bertelepati gitu deh. #hhaddeeuuhh udah kena virusnya banget neeh aku :p.


Berharap Oktober 2015 besok bisa bertemu dengan sosok aa shinichi dalam wujud manusia yang datang dengan maksud melamarku (dengan catatan si doi seorang muslim ya :) ). Dan selagi menanti masa itu tiba, aku akan memantaskan diri agar kelak layak dapat bersanding bersamamu, sehingga dikau rela meninggalkan Ran Mouri dan menetap tinggal di Indonesia :D :D :D. Sembari mempercayai janji Allah "Kun Fayakun" :)

Bermimpilah, maka kau akan merasa hidup ini bukan hanya sekedar tentang hari ini dan kemarin, tapi juga tentang hari esok. "I DECLARE, I WILL ACCOMPLISH MY DREAMS" .

24 comments:

  1. Setuju dengan mimpi keduanya. Aku suka Sinichi Kudo. Hehehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. nanti kalau aku suka sinichi kudo, apa kata dunia?? masak jeruk makan jeruk, whahah

      Delete
    2. hha... aa shinichi-nya juga mikir-mikir kali bng klo mau ama u

      Delete
  2. Mulia banget, aku doakan semoga berhasil dan tercapai. Omong-omong salah satu gambarnya nyelekit banget ya. Hehehe betapa banyak sarjana pendidikan yang enggan ditempatkan atau menyengajah mengabdi di daerah terpencil. Tidak jarang justru yang bukan jurusan pendidikan begitu berhasrat jadi pengajar muda di pelosok ya. Tapi emang penuh tantangan ya soalnya... Makasih ya sudah doakan mimpiku :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. masama, saling mendoakan dalam kebaikan :)

      Delete
  3. wahh... semoga tercapai mimpinya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. allahumma aamiin,,,
      makasih sudah berkunjung :)

      Delete
  4. Kalau Pak Anies Baswedan punya program Indonesia Mengajar, maka saya mah Indonesia Merawat, pengen ngebangun pusat kesehatan gratis di pelosok-pelosok nusantara.
    Semoga ketemu deh sama Aa Kudo-nya. Biarlah Shinichi Kudo cuma milik Ran Mouri. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga terwujud kang program indonesia merawat nya, good idea :)
      yoyo, kan disini ran mourinya ;)

      Delete
  5. Moga mimipi-mimpinya terwujud. Salam buat Aa Shinichinya ya hihi

    ReplyDelete
  6. Semoga cepat bertemu dengan sinichi ala nyata ya :) Btw, saya menominasikan dirimu tuk terima liebster award dariku mbak. Ini blogpostnya http://umminyathaya.blogspot.com/2014/05/liebster-award-tali-hati-para-blogger.html
    Semoga berkenan, maaf kalau sudah pernah menerima sebelumnya. Terimakasih ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah aku kerjain Pe-eR ny mak...
      makasih liebster nya :)

      Delete
  7. Mimpi itu gak bayar, cuma kalau mau di wujudkan.. Woo,. Mahal. Tapi mahalnya bukan brarti di hitung dgn uang ya..

    ReplyDelete
  8. wiiiiih .... ada gambar sinichi dan conan .... kartun kesukaan sy tuh ...hehehe

    ReplyDelete
  9. Indahnya hidup itu ketika bisa mewujudkan mimpi....:) Cemangat...!

    ReplyDelete
  10. Aih aku senyam-senyum nih baca mimpi yang kedua :p segitu kesemsemnya sama Shinichi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aiihhh aku jadi malu *TundukkanPandangan :)

      Delete